Tampilkan postingan dengan label April. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label April. Tampilkan semua postingan

Pemanfaatan Sampah Menjadi Pengharum Ruangan


Harum bisa menjadi wisata..Suasana menyenangkan kita ciptakan sendiri. Hal ini bisa terealisasi tidak harus berbiaya tinggi. Pemanfaatan sampah bisa dipilah, termasuk untuk mewujutkan ruangan yang penuh keharuman.

Membayangkan sampah, bayangan kita terhubung dengan bau yang kurang sedap dan bentuk yang menjijikkan. Tapi jangan salah dari sampah bisa menghasilkan bau yang harum serta suasana nyaman. Sebelum membuang sampah, berfikirlah sejenak mungkin masih ada yang berguna termasuk untuk pengharum ruangan. 

Macam harum yang diinginkan bisa dari sampah buah-buahan, dedaunan kering tananman yang mempunyai harum tajam, rerumputan dan bunga yang sudah gugur dari pohonnya atau daun yang seharusnya dipangkas.

Dari sasampah buah misalnya: dari kulit Jeruk. 

Pada saat mengupas jeruk, sisihkan kulitnya iris tipis- tipis kemudian keringkan. Setelah kering simpan ditempat yg cukup aman, saat akan di manfaatkan ambil kulit jeruk yg sudah kering tempatkan pada mangkuk mungil letakkan di sudut ruangan semprotkan sesekali sedikit alkohol pada kulit jejuk tersebut, hem..harum menyegarkan akan menyebar pada ruangan pada saat kita melenggang.

Dedaunan yang berbau tajam, contohnya: Daun Serai, Jambu Biji, daun Jeruk Bumbu, daun Salam, daun Pandan dan lain-lain. Caranya tetap sama potong tipis-tipis, keringkan dan simpan di tempat aman.

Bunga-bunga kering yang berguguran di halaman dari pada mengotori halaman rumah sebaiknya segera ambil sebelum bercampur dengan kotoran, kumpulkan, keringkan, simpan di tempat aman dan siap untuk digunakan.

Dari beberapa kulit buah, beberapa daun dan macam-macam bunga bisa juga kita buat mix rasa harum ruangan. Jika ingin seperti ini kita lumayan sedikit memutar otak agar mampu merasakan harum yang selaras.

Memilih harum ruangan yang berasal  dari rerumputan tergantung selera meskipum banyak rumput yang berbau menyenangkan meskipun mungkin kalian tidak pernah membayangkan bahwa harum runput bisa menggugah suasana bersih oleh karena saat bersih - bersih dengan memotong rumput seperti merifres otak untuk mengingat lingkungan bersih dan nyaman.

 


Nana Ono

Apa Yang Harus Dilakukan Masyarakat Jika Ingin Periksa Gigi Saat Pandemi Covid-19 (2)

Setelah pernyataan WHO bahwa Covid -19 sebagai Pandemi yakni wabah yang meluas cepat di berbagai belahan dunia, di Indonesea presiden Joko Widodo mengeluarkan keputusan  no 7 tahun 2020 tentang pembentukan gugus tugas Covid-19 tanggal 13 Maret 2020. Pertimbangan perkembangan Covid-19 terus meningkat, menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang lebih besar dan telah berimplikasi pada aspek sosial,ekonomi dan kesejahteraan rakyat diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokkus, terpadu dan sinergis antar Kementrian/lembaga dan pemerintah daerah. Menurut Permenkes no 9 tahun 2020 dapat dilakukan penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) disuatu daerah dengan kriteria berdasarkan jumlah kasus/kematian akibat penyakit dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah serta terdapat kaitan Epidemiologis ( Ilmu yang mempelajari tentang penyebaran penyakit atau kejadian yang berhubungan dengan kesehatan dan faktor yang mempengaruhinya)dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain. Penetapan PSBB berdasarkan permohonan Gubernur/ Bupati /Walikota yang disertai dengan data: peningkatan dan penyebaran kasus menurut waktu dan Transmisi lokal.

Secara umum arti sehat adalah bebas dari penyakit. Pada seluruh bagian tubuh tidak ada gangguan, sehingga semua terasa nyaman dan bebas untuk melakukan segala kegiatan yamg diinginkan serta  tidak merugikan orang lain dan lingkungan. Untuk menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit, sebaiknya:
1. Menjaga kebersihan diri, kebersihan yang dikonsumsi dan kebersihan lingkungan.
2. Makan dengan gizi seimbang.
3. Memanfaatkan segala asupan selain makanan.
4. Bergerak / berolah raga sesuai dosis tubuh.
5. Istirahat cukup.
6. Mengelola stres.

Menjaga kebersihan diri merupakan hal yang sangat penting untuk diri kita atau untuk orang lain. Kebersihan diri secara sebagian paling sederhana dengan cara cuci tangan selanjutnya dengan cuci muka jika dibutuhkan. Sedangkan secara menyeluruh dengan cara mandi. Seberapa sering frekwensi kita mandi tergantung tingkat aktifitas orang. Pada umumnya setidaknya orang mandi sekali sehari dengan sabun mandi yang efektif membantu menghindar dari kuman penyebab penyakit. Untuk mencuci rambut mungkin hanya butuh tiap 2 atau 3 hari sekali, tergantung masing-masing individu.

Menjaga kebersihan makanan yang kita konsumsi bisa dengan mencuci makanan sebelum dimakan jika makanan tersebut akan secara langsung dikonsumsi tanpa di masak, misalnya buah. Sedangkan makanan yang sudah dimasak harus dijaga agar tidak dihinggapi binatang, misalnya lalat.

Aktifitas pertama untuk rutinitas menjaga kebersihan lingkungan adalah merapikan tempat tidur. Selanjutnya segera mencuci alat yang baru dipergunakan untuk makan, meludah tidak sembarangan, beretika saat bersin, batuk dan menguap, menjaga kebersihan sumua tempat yang berhubugan dengan kita.

Gizi seimbang adalah susunan makanan yang kita konsumsi sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai tubuh dengan tetap memperhatikan variasinya. Selain makanan tubuh juga membutuhkan hal lain diantaranya sinar matahari baik untuk kebutuhan vitami D atau sekedar pencahayaan, dan udara segar untuk pernafasan .

Bergerak / berolah raga sesuai dosis tubuh, meskipun kita harus berolah raga demi kebugaran, seyogyanya bisa memahami atau mengukur kekuatan tubuh macam olah raga apa yang sesuai. Masing-masing orang berbeda. Ini membutuhkan jeli pada diri sendiri agar organ dalam aman sampai usia renta.

Istirahat yang cukup tidak hanya untuk kebugaran fisik, tapi juga mempengaruhi mental, emosional dan spiritual kita. Meski memiliki manfaat istirahat tidak boleh berlebihan. Terlalu sering istirahat dapat meningkatkan penumpukan Kalsium pada arteri jantung serta mengurangi fleksibilitas pembuluh darah kaki. Para ahli menyarankan istirahat dilakukan tidak lebih dari 9 jam per hari.

Stres adalah sesuatu hal normal yang dialami oleh setiap orang, dalam mengelolanya sebenarnya masuk dalam menjaga kebersihan diri yaitu kebersihan otak kita dalam berfikir. Stres berkepanjangan akan menyebabkan daya tahan tubuh seseorang menurun.


Bersambung

Nana Ono

Apa Yang Harus Dilakukan Masyarakat Jika Ingin Priksa Gigi Saat Pandemi Covid-19 (1)

Di dalam Undang-Undang Kesehatan no 29 tahun 2004 pasal 1 ayat 10 menerangkan Pasien adalah Setiap orang yang melakukan konsultasi untuk memperoleh layanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada dokter atau dokter gigi. 

Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat harus mempunyai tujuan jelas agar pelayanan bisa diterima sesuai keinginan. Hal tersebut bisa sejalan, jika mereka mempunyai pengetahuan dan keberanian.

Paradikma masyarakat Indonesia sebagai negara berkembang masih tertinggal dari negara-negara maju terutama di daerah terpencil. Mereka kurang memliki kesadaran yang kuat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut dalam rangka terjaminnya kualitas hidup. Pada saat masyarakat mulai menerima mengenal kesehatan gigi dan mulutnya melalui gencarnya promosi kesehatan gigi dan mulut baik dari media sosial,inovasi-inovasi baru petugas kesehatan, atau dari keinginan mengetahui tetang kesehatan gigi masyarakat itu sendiri tahun 2019 WHO ( Word Health Organization ) menyatakan adanya Pandemi Covid-19. 

Dalam era pandemi Covid-19 ini masyarakat diharapkan bisa mengambil langkah yang benar, tidak merugikan semua golongan baik diri sendiri, orang lain dan pada dokter gigi yang sedang memberikan pelayanan seperti yang diinginkan.

Pada saat masyarakat mengetahui langkah apa yang harus dipersiapkan sebelum mendapatkan layanan kesehatan gigi dan mulut, dokter gigi yang menangani juga terjamin keamanannya serta sesama pasien tidak dirugikan hanya karena sebuah kesalahan yang dapat menyebabkan kefatalan.

Direktur Jendral WHO Tedros Adhanom Gebreysus menjelaskan Covid-19 kepanjangan dari Corona Virus Desease yang pertama kali diidentifikasi di Negara Cina 31 Desember 2019. Virus ini menyerang sistim pernapasan yang bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistim tersebut, Infeksi paru-paru yang berat hingga kematian.

Setelah pernyataan WHO bahwa Covid -19 sebagai Pandemi yakni wabah yang meluas cepat di berbagai belahan dunia, di Indonesea presiden Joko Widodo mengeluarkan keputusan  no 7 tahun 2020 tentang pembentukan gugus tugas Covid-19 tanggal 13 Maret 2020. Pertimbangan perkembangan Covid-19 terus meningkat, menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang lebih besar dan telah berimplikasi pada aspek sosial,ekonomi dan kesejahteraan rakyat diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokkus, terpadu dan sinergis antar Kementrian/lembaga dan pemerintah daerah. Menurut Permenkes no 9 tahun 2020 dapat dilakukan penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) disuatu daerah dengan kriteria berdasarkan jumlah kasus/kematian akibat penyakit dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah serta terdapat kaitan Epidemiologis ( Ilmu yang mempelajari tentang penyebaran penyakit atau kejadian yang berhubungan dengan kesehatan dan faktor yang mempengaruhinya)dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain. Penetapan PSBB berdasarkan permohonan Gubernur/ Bupati /Walikota yang disertai dengan data: peningkatan dan penyebaran kasus menurut waktu dan Transmisi lokal.

Bersambung...

Nana_Ono